Sistem perekonomian adalah system yang menjelaskan tentang perekonomian Indonesia secara detail dan jelas. Sistem perekonomian biasanya dapat berupa bagan , grafik, maupun dalam bentuk makalah. System perkonomian juga dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu system ekonomi kapitalis, sosialis, campuran dan system ekonomi di Indonesia. Sistem ekonomi kapitalis juga bias disebut sebagai system ekonomi liberal.
Kaum muda sekarang lebih memberhalakan Kapitalisme
30/10/2013
Peneliti dari Forum Masyarakat
Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lusius Karus mengemukakan dunia politik
saat ini tidak menjadi pilihan utama kaum muda karena zaman sekarang
memang tidak lagi percaya pada kekuatan politik murni sebagai penentu.
Nasionalisme atau kebangsaan itu tidak lagi menjadi jargon yang terpateri dalam
benak anak muda masa kini.
“Kebangsaan merupakan sebuah
imaginasi yang dahulu sukses menjadi pemicu generasi muda meraih kemerdekaan.
Sekarang kata “bangsa” tak lagi terdengar dari mulut para pemimpin semenjak
terakhir Soeharto digulingkan,” kata Lusius di Jakarta, Rabu (30/10), seperti
dilansir suarapembaruan.com.
Ia menjelaskan sebagai gantinya,
kaum muda sekarang ini cenderung memberhalakan perintah baru zaman globalisasi
yaitu kapitalisme. Uang dan materi menjadi segalanya.
Ketika uang menjadi panglima dan
nasionalisme tak lagi mengalir dalam nadi kaum muda maka tak ada lagi perekat
yang menghidupi imajinasi berbangsa pada diri kaum muda.
Semua bergerak bagai robot dengan
target menumpuk harta apapun caranya. Politik dilihat sebagai salah satu cara
bagi kaum muda untuk mendapatkan harta itu. Maka kaum muda yang terlibat
korupsi tak nampak berwajah sesal ketika divonis korup oleh publik dan penegak
hukum.
Meski demikian, dia menegaskan tidak
banyak kaum muda yang tertarik dengan politik seperti itu. Walau sama-sama
dikuasai globalisasi-kapitalistik, pemuda kebanyakan tetap memegang prinsip
bisnis pasar yang fair atau halal dalam mencari uang. Materi walau mutlak bagi
kaum muda, tapi tak lalu menjadi alasan untuk bebas mencuri. Ini tentu berbeda
dengan cara koruptor muda dalam menumpuk harta yang dilakukan dengan melanggar
prinsip kejujuran.
“Contoh buruk politisi muda yang
ingin kaya dengan memanfaatkan politik melahirkan antipati dari kaum muda.
Memang antipati itu lagi-lagi bukan karena jiwa kebangsaan yang menyala pada
diri anak muda, tetapi melulu karena prinsip kapitalisme global yang menghargai
fairnity,” ujarnya.
“Jadi jika hanya sedikit kaum muda
yang tertarik masuk dunia politik, itu hanya karena pancaran politik itu tidak
lagi bernilai lebih untuk bonum comunae. Ketika politik hanya menjadi lahan
pekerjaan demi mendapatkan duit dan terkadang menghalalkan segala cara, kaum
muda memilih untuk menjadi pebisnis biasa tanpa harus ribut-ribut di ruang
publik,” tambahnya.
Peneliti forum masyarakat mengatakan bahwa dunia politik tidak menjadi
pilihan bagi kaum muda. Kaum muda jaman sekarang lebih mementingkan kapitalisme
dibandingkan politik. Karena kaum muda jaman sekarang lebih memilih menjadin
pebisnis dibandingkan harus ribut-ribut mengurus urusan yang tidak harus
diributkan. Jika mereka meilih menjadi pebisnis akan lebih mudah dalam
mendapatkan uang secara kapitalisme.
Tingkat
kapitalisme di Indonesia harus dirubah menjadi lebih baik agar kaum muda juga
lebih memihak pada kaum kapitalisme dan seluruh masyarakat Indonesia juga akan
memihak pada pihak kaum kapitalisme.
FAKULTASEKONOMI
UNIVERSITASGUNADARMA.KENARI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar